Syarat paling ketat yang bakal ditemui siswa di seleksi sekolah kedinasan 2026, adalah syarat tinggi badan.
Ada 26 sekolah kedinasan menerapkan minimal tinggi badan bagi calon taruna atau calon mahasiswa.
Minimal tinggi badan ini merupakan persyaratan wajib untuk lolos. Mengapa penting, karena tinggi badan ini berkaitan dengan fleksibilitas para taruna ketika diangkat menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).
Bagi yang belum tahu, sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi milik beberapa kementerian yang memberikan beasiswa gratis kuliah.
Kesempatan kuliah gratis ini didapat dari jalur pola pembibitan yang kurang lebih dibuka sekitar bulan Mei-Juli 2026.
Selain kuliah gratis, siswa dapat tinggal dk asrama tanpa pungutan biaya apapun. Lalu ketika lulus langsung diangkat menjadi CPNS di masing-masing kementerian.
Karena itu jumlah peminatnya setiap tahun sangat tinggi. Supaya lolos, perhatikan syarat tinggi badan sekolah kedinasan di 26 institusi ini.
Apakah ada yang bisa didaftar siswa dengan tinggi badan pendek?
26 Sekolah Kedinasan Punya Syarat Tinggi Badan
Beberapa sekolah kedinasan memiliki standar minimal berbeda antara pria dan perempuan.
Dari semuanya, STMKG menjadi sekolah kedinasan yang bisa didaftar siswa dengan tinggi minimal 155 cm. Jadi lebih pendek dari instansi lainnya.
Cek infonya, yang dirangkum Kompas.com pada Jumat (20/3/2026).
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Berdasarkan informasi tahun lalu, syarat tinggi badan masuk STIN seperti ini:
- Laki-laki: Diutamakan minimal 165 cm
- Perempuan: Diutamakan minimal 160 cm
- Berat badan seimbang
Jika tidak memenuhi ketentuan tinggi badan, maka wajib memiliki prestasi yang dapat dibuktikan pada saat seleksi.